Banyak pemula mengira kalau sudah bawa sleeping bag (kantung tidur) yang tebal, mereka bisa tidur pakai baju apa saja di dalam tenda. Akhirnya, ada yang tidur tetap memakai baju yang dipakai tracking seharian karena malas ganti. Hasilnya? Semalaman mereka kedinginan dan besok paginya badan malah jadi meriang. Ingat, sleeping bag bekerja menahan panas tubuhmu, dan efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh apa yang kamu pakai di dalamnya.
Baju yang dipakai berjalan seharian sudah menyerap keringat dan menjadi lembap. Udara malam yang dingin akan mengubah kelembapan itu menjadi super dingin, sehingga memicu hipotermia. Ini dia trik mengatur baju tidurmu:
- Wajib Ganti Baju Kering: Aturan sakralnya adalah selalu ganti baju bersih dan kering total sebelum tidur. Jangan malas berganti pakaian demi kenyamananmu sendiri.
- Pilih Bahan yang Tepat: Gunakan pakaian berbahan katun lembut, flanel, atau pakaian dalam khusus penahan panas (thermal underwear/long john). Hindari bahan rajut yang terlalu longgar karena angin malam masih bisa menembus.
- Gunakan Aksesori Kehangatan: Jangan lupa pakai kaus kaki kering yang tebal dan kupluk (penutup kepala). Banyak panas tubuh yang keluar melalui area kepala dan ujung kaki jika dibiarkan terbuka.
Masukkan baju ganti tidurmu ke dalam kantong plastik klip (ziplock) di dalam ransel agar pakaian tersebut dijamin tetap kering total dan tidak lembap oleh embun malam.
Tidur nyenyak di alam bebas itu bukan kemewahan tapi kebutuhan, jadi pastikan kamu selalu menyisihkan satu set baju kering di ransel khusus untuk menghangatkan malammu di dalam tenda.
